Pemerintah DKI Jakarta berencana menghadirkan paket wisata perkotaan atau urban tourism di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Salah satu alasannya karena jalan yang mengarah ke kawasan Senen itu menyimpan banyak cerita dari masa lalu. Ya, di sana berdiri bangunan-bangunan bersejarah yang memiliki kisah yang menarik diikuti. Hal itu bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat yang menyukai sejarah. Berbagai catatan menyebutkan lahan di Kawasan Cikini pada zaman kolonial dimiliki oleh seorang pelukis keturunan Jawa-Arab yang menjadi kaum sosialita kalangan atas yang namanya bukan hanya dikenal di Jawa, namun juga sampai ke Eropa. Nama pelukis itu adalah Saleh Sjarif Boestaman atau Raden Saleh, yang merupakan salah satu pelukis . yang karyanya melegenda hingga saat ini. Setelah berkarya di berbagai belahan wilayah Eropa bahkan di Aljazair, Raden Saleh akhirnya kembali ke Jawa lalu membeli lahan luas dan membangun sebuah rumah yang didasarkan Istana Callenberg di lokasi yang sekarang menjadi Rumah Sakit PGI Cikini. Saking luasnya lahan yang dimiliki, Raden Saleh kemudian menghibahkan untuk dijadikan kebun binatang dan taman umum pada 1862. Akhirnya semua lahannya di Cikini dihibahkan kepada pemerintah kolonial setelah Raden Saleh meninggal pada 23 April 1880.